Posted to Indonesia

Ketika Masyarakat Bicara tentang Gas Bumi Murah PGN

35e52ee9-b4e7-4deb-8ee2-57473b3a8997_34

Keterangan Foto: Seorang mama di Sorong, Papua Barat adalah salah satu ibu yang bersyukur bisa menikmati gas bumi murah PGN.

Mengemban tugas sebagai salah satu lokomotif  pendorong perekonomian nasional, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menjaga komitmennya untuk menyalurkan gas bumi murah kepada masyarakat di berbagai segmen seperti rumah tangga, usaha kecil menengah, mal, hotel, rumah sakit, rumah makan, serta industri berskala besar dan pembangkit listrik. Energi bersih ramah lingkungan yang hemat dan aman ini pun tak ayal menjadi buah bibir penggunanya karena sangat membantu meningkatkan keberhasilan usaha.

Para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) pun menceritakan perubahan positif usaha mereka setelah menggunakan gas bumi dari PGN.

“Saya sudah dua tahun pakai gas bumi yang disalurkan lewat pipa. Awalnya selama bertahun-tahun saya masak lontong menggunakan elpiji 3 kg,” kata Ari Siswanto, pengusaha lontong asal Surabaya, yang mengaku nilai penghematan memakai gas bumi PGN mencapai Rp 1 juta per bulan.

Pemilik Rumah Makan Mie Mapan Surabaya, Steven Sanjaya yang beberapa kiosnya menggunakan gas bumi sejak tahun 2000 juga mengatakan tingkat efisiensi dari gas bumi PGN lebih tinggi sehingga bisa mendorong penghematan. “Kalau dihitung-hitung, setelah memakai gas bumi ini, penghematan bahan bakar untuk memasak minimal 30 persen,” katanya.

Gas bumi dari PGN menjadi salah satu kunci sukses usaha saya jualan nasi jamblang,” kata Nur Wahid, seorang pengusaha rumah makan ‘Nasi Jamblang Ibu Nur’ di Jalan Cangkring 2, Cirebon, Jawa Barat, yang bisa menghemat bahan bakar untuk memasak sebesar Rp 12 juta setiap bulannya.

“Saya, sejak 2009, menggunakan gas bumi dari PGN untuk memasak di warung. Jadi, sudah sekitar tujuh tahun lamanya pakai gas bumi dan alhamdulillah sampai sekarang lancar-lancar saja,” ungkap Taviv Rahmadi Nasution, pemilik warung ayam penyet Akbari di Jalan Setia Budi, Medan, Sumatera Utara. Ia dapat menghemat pengeluaran bahan bakar sebesar Rp4,2 juta per bulan. “Kalau dihitung kasar, setiap bulan saya hemat Rp4,2 juta dikali 12 bulan. Artinya, setahun saya bisa hemat Rp50,4 juta, sampai sekarang sudah 7 tahun jadi pelanggan PGN. Itu artinya Rp50,4 juta dikali 7, saya bisa hemat Rp352,8 juta,” tambahnya.

Para ibu rumah tangga di berbagai daerah juga merasa sangat bersyukur bisa menikmati gas bumi murah PGN mengingat peran mereka sebagai pengatur keuangan keluarga.

Seperti para mama, panggilan akrab ibu-ibu di Papua juga sudah bisa memasak memakai bahan bakar gas bumi yang bersih, efisien produksi negeri sendiri, tidak mengimpor dari negara lain karena sejak 29 Februari 2016, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mengaliri gas bumi ke 3.898 rumah tangga di Sorong, Papua Barat.

“Kalau pakai gas bumi ini seperti pakai air. Gasnya mengalir terus,” kata Goning, ibu rumah tangga di Batuaji, Batam yang sedang berbahagia karena di wilayahnya ada 4000 rumah tangga dari 16 perumahan yang akan dialiri gas bumi, termasuk wilayah Sagulung. Yang membuat ibu dua anak ini semangat beralih ke gas bumi adalah karena pasokannya yang dijamin kontinyu. Sangat berbeda dengan pasokan gas elpiji yang selama ini dia gunakan. “Kalau pakai tabung kadang sering telat pengirimannya. Repot,” katanya. Apalagi ketika asik memasak tiba-tiba api kompor mati karena gas dalam tabung habis. Acara memasaknya pun terganggu karena dia harus lari-lari ke agen atau pangkalan terdekat untuk menukar tabung kosongnya.

“Sudah 5 tahun saya jadi pelanggan PGN, selama memasak pakai gas bumi semuanya aman, saya tidak khawatir meledak, apinya juga biru dan masakan cepat matang,” ujar Aisyah senang. Ibu 2 anak di Medan, Sumatera Utara ini merasakan manfaat hemat karena dirinya hanya membayar tagihan pemakaian gas bumi kurang dari Rp 50 ribu setiap bulannya meski ia memasak makanan setiap hari mulai dari membuat sarapan pagi, makan siang dan malam. “Pakai gas bumi sangat safety banget, tidak takut meledak atau bocor, dan gasnya tidak takut habis karena mengalir terus 24 jam. Kapan saja saya ingin memasak makanan, gas tetap tersedia sehingga saya tidak susah-susah harus mengganti tabung dengan tabung baru bila gasnya habis,” lanjutnya.

“Khusus di Medan, selain pelanggan rumah tangga yang jumlahnya sekarang 20.000 pelanggan, PGN juga menyalurkan gas ke 50 industri besar di Medan, lalu sekitar 500 pelanggan komersial seperti restoran, hotel, hingga rumah sakit,” kata Sabaruddin, Kepala Area PGN Medan.

Setiap tahunnya, PGN terus menambah infrastruktur gas bumi. Sampai saat ini PGN memiliki dan mengoperasikan pipa gas bumi lebih dari 7.200 km. setara dengan 78% pipa gas bumi hilir nasional. Pipa-pipa gas tersebut memasok gas bumi yang bersih dan efisien ke lebih dari 116.600 pelanggan rumah tangga, 1.900 usaha kecil, mal, hotel, rumah sakit, rumah makan, serta 1.580 industri berskala besar dan pembangkit listrik, demikian Kepala Komunikasi Korporat PGN Irwan Andri Atmanto menerangkan.

Pemerintah melalui Kementerian ESDM terus mendorong pembangunan infrastruktur pipa gas bumi PGN dengan menugaskan BUMN tersebut membangun 49 ribu jaringan pipa gas rumah tangga di tahun 2016 agar semakin banyak masyarakat yang menggunakan gas bumi untuk rumah tangga sesuai dengan target bauran energi nasional pada tahun 2025 yang menurunkan penggunaan minyak bumi dan meningkatkan penggunaan gas bumi.

Selain hemat, aman dan bersih, pelayanan yang sangat baik terhadap pelanggannya menjadi kunci PGN dalam merebut hati masyarakat Indonesia.

“Tulisan ini disumbangkan untuk jadi artikel situs Si-Nergi.”

 

Advertisements

One thought on “Ketika Masyarakat Bicara tentang Gas Bumi Murah PGN

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s