Posted to Indonesia

Gas Bumi Murah dari PGN Dukung Bali Mendunia sebagai Wilayah Percontohan Energi Bersih

 

bali-akan-jadi-pilot-project-wilayah-energi-bersih

Gas bumi murah dari PGN semakin mudah dinikmati masyarakat di berbagai daerah di Indonesia antara lain Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Batam, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Bogor, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Utara, sampai Papua dengan berbagai sektor ekonomi seperti industri, listrik, UKM, dan rumah tangga.

Bagaimana dengan wilayah Bali? Wilayah dengan pesona yang tak pernah luntur sebagai pulau eksotis di Indonesia dengan keindahan alamnya, keramahan masyarakat terhadap wisatawan serta sajian erat bernilai magis yang tak terpisahkan antara kepercayaan dan kebudayaan. Wilayah yang akan selalu menjadi magnet para wisatawan lokal dan asing.

Mempertimbangkan poin-poin tersebut, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Prof Dr IGN Wiratmaja Puja, mengatakan, Provinsi Bali akan dijadikan sebagai daerah percontohan penggunaan energi bersih dan terbarukan tingkat dunia. Percontohan energi bersih ini akan dilakukan antara lain melalui pemanfaatan gas bumi untuk pembangkit listrik, pengembangan jaringan gas kota, memaksimalkan energi baru, terbarukan dan penerapan prinsip-prinsip energi bersih. Pemerintah menargetkan pada 2019 penggunaan energi bersih di Bali mencapai 90%.

Sejalan dengan rencana itu, Direktur Bidang Infrastruktur dan Teknologi PGN, Djoko Saputro menawarkan pemanfaatan gas bumi (natural gas) dan pengembangan gasifikasi biomassa sebagai sumber energi alternatif ramah lingkungan yang cocok dikembangkan di daerah Bali dalam pertemuannya dengan Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Cadangan natural gas yang dikelola PGN saat ini mencapai 864 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD) atau setara dengan 155.174 barrel minyak/hari sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan konversi bahan bakar bagi Bali dan daerah lainnya di Indonesia.

Mulai akhir Januari 2016, Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) di Pesanggaran dipakai sebagai salah satu percontohan terkait kelistrikan di Pulau Dewata. Sebelumnya, Pesanggaran menggunakan diesel dan akan dialihkan menggunakan gas yang berasal dari terminal gas alam cair (LNG) di Bontang, Kalimantan Timur.

LNG dari Bontang tersebut akan dibawa ke Bali melalui Pelabuhan Benoa menggunakan kapal khusus. Selain dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih karena tidak mengeluarkan polusi udara yang berlebihan, program unggulan energi terbarukan itu diklaim dapat menghemat penggunaan biaya bahan bakar mencapai empat triliun rupiah setiap tahun untuk kebutuhan PLTG.

Setelah PLTG Pesanggaran, pipa gas LNG akan diperluas ke wilayah Kuta, Sanur dan Nusa Dua untuk penggunaan energi sektor pariwisata, sehingga hotel-hotel yang sering memakai sumber listrik skala kecil berbahan solar akan dapat menghemat pengeluaran selain juga dapat membantu mengampanyekan energi bersih terbarukan.

Pada tahun 2014, Provinsi Bali telah membangun PLT Biomassa berkapasitas 400 kw dengan limbah bambu sebagai bahan baku dan telah pula memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang berlokasi di Kabupaten Karangasem dengan kapasitas 1 MWp On-Grid, PLTS Bangli 1 MWp On-Grid dan 6 Unit PLTS 15 kWp Off-Grid.

Gas bumi murah yang akan dialirkan oleh PGN semakin melengkapi Bali sebagai wilayah clean, green, dan tentu saja, mendunia.

“Tulisan ini disumbangkan untuk jadi artikel situs Si-Nergi.”

Advertisements

One thought on “Gas Bumi Murah dari PGN Dukung Bali Mendunia sebagai Wilayah Percontohan Energi Bersih

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s