Posted to Indonesia

Tambah 28.500 Pelanggan Rumah Tangga, Gas Bumi Blusukan ke Kampung di Surabaya-Gresik

085025200_1459406664-foto_liputan6

Keterangan foto: Menteri ESDM Sudirman Said dan Walikota Surabaya Tri Rismaharini mengunjungi Kampung Lontong.

Kini, semakin banyak para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di wilayah Surabaya memanfaatkan gas bumi PGN karena jaringan pipa gas milik perusahaan pelat merah tersebut tanpa sungkan blusukan ke kampung-kampung di wilayah yang terkenal dengan julukan kota pahlawan dan kota industri tersebut.

Kampung Lontong misalnya. Kampung yang dinamai dengan usaha sehari-hari mayoritas  warganya ini  sudah merasakan manfaat menggunakan gas bumi PGN sejak tahun 2014. Sekitar 10 ton sampai 15 ton beras ‘mekar’ tuntas setiap minggunya untuk lontong. Begitu pula ratusan bal daun pisang habis untuk membungkus lontong yang dibuat oleh anggota ‘Paguyuban Pengusaha Lontong Mandiri’ di kampung ini. Produk lontong mereka beredar di pasar-pasar tradisional di Surabaya mulai dari Pasar tembok, Pasar Pakis, Pasar Banyu Urip, Pasar Keputran hingga pasar-pasar lainnya.

Peleh, salah satu pengusaha lontong yang meraih omset sekitar 90 juta rupiah per bulan ini mengaku beruntung karena bisnisnya semakin lancar setelah mendapat pasokan gas bumi dari PGN sejak 2012 silam. “Awalnya hanya sedikit saja pembuat lontong yang mau beralih dari elpiji alias ‘gas melon’ ke gas pipa. Macam-macam alasannya. Ada yang takut soal keamanan, ada yang takut kualitas apinya enggak bagus. Ada juga yang mengundurkan diri habis daftar, takut bayarnya mahal. Ada juga (pembuat lontong) yang enggak bisa pasang karena rumahnya bukan milik sendiri,” lanjutnya.

Semua kekhawatiran warga menurut Peleh, kini terbantahkan. Dari segi keamanan, sejak pemasangan pipa gas lebih dari dua tahun lalu hingga sekarang, tidak ada warga pemakai gas bumi PGN yang mengeluhkannya. Dari sisi ekonomi, dengan menggunakan gas bumi, ia bisa menghemat 500 hingga 700 ribu rupiah per bulan.

Keuntungan lainnya adalah, ia dan istrinya tidak perlu lagi repot mengangkut dan membongkar-pasang tabung elpiji.  Dengan menggunakan gas bumi yang dialirkan melalui pipa, menurut Peleh, kualitas lontong juga semakin baik. Itu terjadi karena aliran gas stabil. Sementara gas tabung, ia menjelaskan, terkadang bagus ketika awal, tapi semakin melempem menjelang akhir.

Sampai saat ini sudah sekitar 28 pengusaha lontong di Kampung Lontong yang memakai gas bumi PGN dan akan terus diupayakan untuk bertambah jumlahnya sehingga pada akhirnya semua UMKM di Jl. Banyu Urip, Kupang Krajan, Kecamatan Sawahan akan merasakan manfaat dari aliran energi baik yang hemat dan ramah lingkungan ini.

Selain Kampung Lontong, para pelaku usaha di Kampung Kue pun menikmati murahnya gas bumi yang disalurkan oleh PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN).

“Di sini ada 42 UKM kue atau jajanan pasar, sebanyak 30 UKM nya memproduksi kue dengan bahan bakar gas bumi,” kisah pemilik usaha kue Die Va Cake & Cookies, Elfa Susanti.

“Sejak beralih ke gas bumi PGN pada 4 tahun lalu, saya hanya keluarkan biaya tagihan gas bumi ke PGN hanya Rp 250.000 per bulan. Penghematannya bisa saya pakai beli peralatan untuk tambah produksi kue,” lanjut Elfa. Sebelum menggunakan gas bumi PGN, ia harus mengeluarkan biaya produksi untuk elpiji 700 sampai 900 ribu rupiah per bulan. Kini, kue produksi Elfa sudah mulai dilirik oleh beberapa hotel berbintang di Surabaya dan tidak kurang 300-500 kue buatannya laku terjual setiap harinya.

Sales Area Head PGN Area Surabaya-Gresik Misbachur Munir mengatakan PGN menargetkan penambahan pelanggan gas rumah tangga sebanyak 28.500 ‎kepala keluarga (KK) pada tahun ini di wilayah Surabaya-Gresik melalui 2 program yaitu program Sayang Ibu dan Jargas. “Program Sayang Ibu sebanyak 4.500 itu anggaran mandiri dari PGN, sedangkan Jargas sebanyak 24 ribu anggaran dari pemerintah tapi PGN yang ditugaskan memasang jaringan ini‎,” lanjutnya.

Dengan penambahan jaringan pipa gas bumi tersebut, maka harapan Pemkot Surabaya agar semua rumah tangga mendapatkan pasokan energi baik gas bumi akan segera terwujud.

“Tulisan ini disumbangkan untuk jadi artikel situs Si-Nergi.”

 

 

 

 

 

Advertisements

One thought on “Tambah 28.500 Pelanggan Rumah Tangga, Gas Bumi Blusukan ke Kampung di Surabaya-Gresik

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s