Posted to Indonesia

Gas Bumi untuk Rumah Tangga di Tahun 2017, Momen Baru Masyarakat Lampung

Tahun baru yang identik dengan momen baru akan dirasakan oleh masyarakat Kota Bandar Lampung karena di tahun 2017 nanti mereka untuk pertama kalinya akan menikmati aliran gas bumi. Kementerian ESDM menugaskan PGN sebagai satu-satunya perusahaan gas bumi di Indonesia untuk membangun 12 ribu sambungan jaringan gas bumi untuk rumah tangga yang tersebar di delapan kecamatan yang terletak di Propinsi Lampung. Pembangunan 12 ribu sambungan jaringan gas tersebut akan dimulai pada awal tahun 2017 dan ditargetkan selesai di akhir tahun yang sama. Pendanaannya diambil dari sumber Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2017.

karyawan-umkm-keripik-rega_20161018_185331

Hal ini sejalan dengan keinginan PGN mendorong perkembangan Usaha Kecil dan Menengah, yang secara otomatis bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia karena gas bumi yang dipasarkan PGN harganya lebih murah dibanding Liquified Natural Gas (LPG).

“Saat ini PGN sedang memasang jaringan gas untuk konsumen rumah tangga di wilayah Lampung. Setelah jaringan siap dialiri gas, PGN mengincar UKM sebagai konsumen utama,” papar Sales Area Head PGN Lampung, Wendi Purwanto.

Sosialisasi pun dilakukan oleh PGN bekerja sama dengan pemerintah daerah mengenai keuntungan memakai gas bumi dibanding gas elpiji dan bahan bakar minyak antara lain harganya yang jauh lebih murah, ditambah lagi energi baik ini sangat praktis, ramah lingkungan, dan aman.  Keunggulan lainnya adalah pasokan yang terjamin karena dialirkan melalui pipa seperti air.

“Masyarakat cukup buka keran, gas akan mengalir selama 24 jam, lebih efisien. Masyarakat akan membayar gas yang terpakai melalui meter gas, PGN menjamin stok pasokan gas, tidak ada kelangkaan tabung,” ujar Wendi.

Pemerintah Daerah Kota Bandar Lampung pun memberikan dukungan penuh dengan program pemasangan instalasi gratis untuk 12 ribu sambungan gas bumi bagi masyarakat menengah ke bawah.

Wendi juga menuturkan konsumen PGN di Lampung saat ini sebanyak 21 pelanggan yang terdiri dari  dua unit pembangkit listrik, tiga hotel dan 16 pelanggan industri dengan rata-rata konsumsi 14 MMBTU per hari.

Mengenai kabupaten atau kota lain di Lampung yang menginginkan penyaluran gas bumi, Wendi mengatakan, kepala daerah bisa mengajukan usulan ke Kementerian ESDM untuk kemudian dibahas sebelum akhirnya disetujui.

Lebih lanjut menurut Wendi, infrastruktur gas sudah dibangun di jalur lintas Lampung, sehingga ke depan diharapkan truk dan bis yang melintas dari Sumatera ke Jawa dan sebaliknya, bisa konversi dari solar ke Bahan Bakar Gas (BBG).

Dalam skala nasional, PGN telah menyalurkan gas bumi ke lebih dari 116.600 pelanggan rumah tangga, 1.900 usaha kecil, mal, hotel, rumah sakit, restoran dan warung makan, serta 1.580 industri berskala besar dan pembangkit listrik dan telah memiliki dan mengoperasikan pipa gas bumi sepanjang lebih dari 7.200 km atau 78 persen pipa gas bumi nasional dengan wilayah operasi yang tersebar mulai dari Sumatera Utara, Batam, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Bogor, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Utara hingga Papua Barat.

“Tulisan ini disumbangkan untuk jadi artikel situs Si-Nergi.”

 

Advertisements

One thought on “Gas Bumi untuk Rumah Tangga di Tahun 2017, Momen Baru Masyarakat Lampung

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s